Pembangunan Ekonomi: Pengertian, Tujuan, Indikator keberhasilan, Faktor dan Dampak

Pertumbuhan ekonomi dapat digunakan sebagai gambaran maju atau berkembangnya suatu negara. Pada akhir tahun 1960-an, banyak negara berkembang menyadari bahwa “pertumbuhan” tidak identik dengan pembangunan. Apakah arti pembangunan ekonomi? Mari kita simak dalam artikel ini.

Pengertian pembangunan ekonomi

Pembangunan ekonomi pada dasarnya mengandung 2 pengertian. Yaitu pembangunan yang merupakan kegiatan membangun atau proses mengubah suatu haldari tingkat rendah ke tingkat yang lebih tinggi atau dari suatu hal yang kurang baik menjadi lebih baik.

 Dan ekonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari kegiatan-kegiatan manusia yang berhubungan dengan produksi, konsumsi, dan distribusi baik barang maupun jasa. Jika digabung, pembangunan ekonomi dapat diartikan sebagai suatu proses transisi sektor ekonomi dari tingkat yang lebih rendah ke tingkat yang lebih tinggi.

Selain itu pembangunan dapat diartikan sebagai suatu kegiatan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakatnya, atau suatu proses yang menyebabkan pendapatan perkapita penduduk meningkat dalam jangka waktu yang panjang.

Sedangkan menurut Todaro (2000) pembangunan ekonomi adalah suatu proses multidimensional yang mencakup berbagai perubahan mendasar atas struktur sosial-ekonomi, sikap-sikap masyarakat, dan institusi-institusi nasional, disamping tetap mengejar ekselerasi pertumbuhan ekonomi.

Tujuan Pembangunan Ekonomi

Tujuan utama pembangunan ekonomi adalah untuk memberikan peluang dan kebebasan, meliputi peluang dan kebebasan untuk memenuhi kebutuhan akan barang dan pekerjaan, peluang dan kebebasan memilih dan menentukan kehidupannya, termasuk peluan dan kebebasan untuk mendapatkan pendidikan. Sehingga dapat menurunkan tingkat kemiskinan dan ketimpangan pendapatan masyarakat.

Tujuan pembangunan nasional dibagi menjadi 2, yaitu:

  • Tujuan jangka pendek

Pembangunan ditunjukan untuk meningkatkan taraf hidup, kecerdasan, dan kesejahteraan masyarakat yang semakin adil dan merata serta meletakan landasan yang kuat untuk tahap pembangunan berikutnya.

  • Tujuan jangka panjang

Pembangunan ditunjukan untuk mewujudkan suatu masyarakat yang adil dan makmur yang merata, material, dan spiritual berdasarkan pancasila didalam wadah NKRI yang merdeka,bersatu, dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tentram, dan dinamis dalam lingkungan pergaulan dunia yang merdeka, bersahabat, tertib dan damai.

Indikator Keberhasilan Pembangunan Ekonomi

  1. Indikator ekonomi
  • Pertumbuhan ekonomi dan distribusinya

Pertumbuhan ekonomi dan distribusinya diukur dari peningkatan pendapatan nasional (GDP).

  • Pendapatan perkapita

Indikator riil yang sering digunakan dalam pembangunan ekonomi adalah pendapatan perkapita. Pendapatan perkapita adalah pendapatan nasional dibagi jumlah penduduk, artinya pendapatan perkapita menunjukan rata-rata pendapatan peduduk.

  • Tingkat pengangguran dan kesempatan kerja

Ketika pengangguran semakin berkurang dan semakin banyaknya lapangan kerja, maka pembangunan ekonomi akan semakin meningkat dan kehidupan masyarakat akan lebih sejahtera.

  • Tingkat kemiskinan

Tingkat kemiskinan yang semakin berkurang akan mempercepai terjadinya pembangunan ekonomi.

  • Stabilitas ekonomi

Prekonomian yang stabil meliputi inflasi, utang negara, kurs rupiah dan sebagainya dapat dikendalika dalam tingkat yang wajar.

  1. Indikator nonekonomi
  • Indeks kualitas hidup (the phisical quality of life index/PQLI)

PQLI adalah indeks nonekonomi yang merupakan kombinasi dari tiga indikator sebagai berikut.

  1. Kematian bayi (jumlah kematian tahunan bagi yang berumur dibawah 1 tahun per 1000 yang hidup.
  2. Usia harapan hidup mulai umur 1 tahun
  3. Tingkat melek huruf/ bisa mengenal huruf (dalam presentasi)
  • Indeks pembangunan manusia/ the human development indeks (HDI)

 Tiga indikator kesejahteraan dalam sebuah indeks komposisi tunggal, yaitu :

  1. Umur panjang,Umur panjang dapat diukur dengan melihat berapa rata-rata harapan hidup (dalam tahun).
  2. Pendidikan, Pendidikan terdiri atas rata-rata terbobot antara tingkat melek huruf dari kaum dewasa dalam presentase (bobot 2/3), tahun-tahun utama dari masa sekolah seseorang sepanjang tahun/25 tahun dari umurnya (bobot 1/3).
  3. Standar hidup, Indikator standar hidup adalah GDP perkapita riil dalam dolar PPP (Purchsing Power Paritr), dengan tanpa diskon sampai dengan sutu tingkat kemiskinan global dengan dasar kebutuhan pendapatan yang dibutuhkan untuk mencapai tingkat nutrisi minimal dan diskon yang meningkat dengan progresif dan meningkatnya pendapatan, mereflesikan utilitas marginal yang makin menurun dari pendapatan.

Faktor-faktor yang memengaruhi pembangunan ekonomi

  1. Faktor ekonomi
  • Sumber Daya Manusia

Manusia merupakan faktor paling penting dalam pembangunan ekonomi. Manusia berperan menciptakan teknologi baru selain mengembangkan teknologi yang sudah ada.

  • Sumber Daya Alam

Alam dan segala isinya merupaka kekayaan yang harus di olah dan dijaga dengan baik oleh manusia. Karena kegiatan manusia tidak akan terlepas dari SDA yang ada.

  • Sumber Daya Modal

Modal dibutuhkan manusia untuk mengolah bahan mentah menjadi barang jadi.pembentukan modal dan investasi ditujukan untuk menggali dan mengolah kekayaan alam.

  • Teknologi

Ketika kita lihat, lambatnya pembangunan negara berkembang dengan dibandingkan negara maju di sebabkan karena ketertinggalan dalam bidang teknologi.

          2. Faktor nonekonomi

  • Kondisi sosial dan budaya masyarakat

Aspek sosial budaya dalam kehidupan masyarakat meliputi sikap, tingkah laku, pandangan masyarakat, motivasi kerja, kelembagaan masyarakat, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan itu.

  • Kondisi politik

Stabilitas perekonomian dari suatu negara sangat jelas dipengaruhi oleh faktor politik. Stabilitas politik yang kondusif sangat diperlukan karena perekonomian tidak akan bisa berbuat banyak terutama dalam hubungannya dengan posisi suatu negara dalam memperbaiki variabel-variabel ekonomi.

Dampak pembangunan ekonomi

     Pembangunan yang berhasil adalah yang menghasilkan dampak positif yang besar dan dempak negatif yang kecil/minimal. Adapun dampak positif pembangunan ekonomi antara lain adanya peningkatan kualitas hidup masyarakat dan peningkatan kegiatan masyarakat sebagai berikut.

  • Jaminan sosial yang lebih baik
  • Adanya perbaikan lingkungan hidup melalui pembangunan pemukiman
  • Adanya perumahan layak bagi semua golongan masyarakat
  • Adanya daerah pemukiman baru yang lebih sehat dan tersedianya sarana prasarana
  • Penerangan listrik tersedia.
  • Majunya teknologi yang digunakan.
  • Pelaksanaan kegiatan ekonomi akan berjalan lebih lancar.
  • Terciptanya lapangan kerja.
  • Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.

Dampak negatif dari pembangunan ekonomi adalah

  • Lahan-lahan pertanian produktif banyak yang tergusur sehingga produksi pertanian berkurang.
  • Timbulnya pencemaran lingkungan.
  • Rusaknya ekosistem.
  • Timbulnya masalah-masalah sosial di perkotaan akibat adanya urbanisasi yang tinggi.
  • Adanya pembangunan ekonomi yang tidak terencana dengan baik.
  • Hilangnya habitat alam hayati atau hewani.